Halo mas gierdi.
Saya pribadi salut dengan riset anda soal rebuild nitro engine,
tidak ada yang salah dengan yang anda coba, tetapi mungkin patut dipertimbangkan mengenai waktu, biaya, energi, riset dibanding
dengan waktu seharusnya dipake untuk fun-playing-time dengan RC anda..
satu hal bahwa untuk nitro, kompresi yang bagus itu mutlak, dan
1. kalo kita ukur pake mikrometer diameter dasar dan puncak piston dapat diketahui bahwa piston itu tirus keatas (no koma nol sekian derajat)
2. Chrome plate sleeve juga harus tirus sebagaimana bentuk piston (no koma nol sekian derajat+toleransi) dan harus benar-benar round dibawah tengah dan atas...
3. Pemuaian material sleeve (silinder) harus sebanding dengan piston, kalo nggak jika udah panas ada dua kemungkinan : Piston terkunci karena memuai terlalu banyak, atau kompresi hilang karena sleeve memuai terlalu banyak.
saya pikir lebih baik mas gierdi invest ke rebuild kit engine OS atau beli engine baru, saya yakin lebih efisien drpada anda riset sendiri, dan anda pasti lebih banyak waktu maen RC daripada waktu bongkar mesin.. gitu mas.. di Malang engine OS susah ya mas spare partnya?
bukannya membandingkan antara GP (nitro) dan EP (electric) tapi untuk kelas 1:10 banyak rekan2 di jakarta sini yang maen EP Touring dan EP Tamiya M-Cassis ya krn itu tadi ...
Overall Fun time - Race Time > Maintenance Time --- GOOD
Overall Fun Time - Race Time < Maintenance Time.. capek deh..
apalagi dengan pake Brushless, wow maintenance hampir FREE mas,
Goodluck, any info needed pls welcome..
Saya pribadi salut dengan riset anda soal rebuild nitro engine,
tidak ada yang salah dengan yang anda coba, tetapi mungkin patut dipertimbangkan mengenai waktu, biaya, energi, riset dibanding
dengan waktu seharusnya dipake untuk fun-playing-time dengan RC anda..
satu hal bahwa untuk nitro, kompresi yang bagus itu mutlak, dan
1. kalo kita ukur pake mikrometer diameter dasar dan puncak piston dapat diketahui bahwa piston itu tirus keatas (no koma nol sekian derajat)
2. Chrome plate sleeve juga harus tirus sebagaimana bentuk piston (no koma nol sekian derajat+toleransi) dan harus benar-benar round dibawah tengah dan atas...
3. Pemuaian material sleeve (silinder) harus sebanding dengan piston, kalo nggak jika udah panas ada dua kemungkinan : Piston terkunci karena memuai terlalu banyak, atau kompresi hilang karena sleeve memuai terlalu banyak.
saya pikir lebih baik mas gierdi invest ke rebuild kit engine OS atau beli engine baru, saya yakin lebih efisien drpada anda riset sendiri, dan anda pasti lebih banyak waktu maen RC daripada waktu bongkar mesin.. gitu mas.. di Malang engine OS susah ya mas spare partnya?
bukannya membandingkan antara GP (nitro) dan EP (electric) tapi untuk kelas 1:10 banyak rekan2 di jakarta sini yang maen EP Touring dan EP Tamiya M-Cassis ya krn itu tadi ...
Overall Fun time - Race Time > Maintenance Time --- GOOD
Overall Fun Time - Race Time < Maintenance Time.. capek deh..

apalagi dengan pake Brushless, wow maintenance hampir FREE mas,
Goodluck, any info needed pls welcome..

Salut buat mas gierdi..
tapi eike setuju dengan om Ziddan.. (siapa tak kenal beliau.... pakar man!)
salam buat RC-er semua dimanapun berada.




















Author



Logged




